Definisi Sejarah

 

Pendahuluan

 

  1. Latar Belakang

Dalam mengerti sejarah harus perlu mengerti tentang arti sejarah itu sendiri, dan mengetahui seluk beluk sejarah serta manfaat kegunaan sejarah itu sendiri, sehingga kita sendiri bisa mengetahui secara luas tentang sejarah itu sendiri. Jangan terkejut kalau dalam Studium Generale(kuliah umum)  yang pertama di jurusan sejarah dalam bahasa Arab (syajara) berarti terjadi, syajarah berarti pohon silsilah. Dalam hal  ini kita harus mengetahui arti sejarah maka dari itu dapat  dirumuskan beberapa masalah sehingga kita mengetahui secara jelas dan rinci.

 

  1. Rumusan masalah

Dalam rumusan masalah ini kita dapat merumuskan beberapa masalah:

a.       Apa yang dimaksud dengan sejarah?

b.      Bagaimana hubungan antara ilmu sejarah dengan ilmu sosial?

c.       Bagaimana peran ilmu dalam sejarah?

d.      Bagaimana hubungan ilmu dengan sejarah?

 

c.  Pembahasan

a. Definisi Sejarah

Yang dimaksud dengan sejarah yaitu rekontruksi di masa lalu atau kejadian yang terjadi di masa lampau, sehingga sejarah mempuyai beberapa istilah yang diambil dari beberapa bahasa asing antara lain:

History (Inggris)

L’historie (France)

Geschiehte (Germany)

Geschiedenis (Netherland)

 

Historia berasal dari kata historia (latin) yang brarti research atau inquiri

Yang secara sederhana dapat dikatakan bahwa historia adalah melakukan penyelidikan dengan penuh pertanyaan keingintahuan yang tinggi, pengertian lain yang menyatakan bahwa historia adalah suatu  penggambaran usaha untuk mencari kebenaran yang lebih atau mencari keadilan dan pemahaman mengenai kehidupan semesta. Ada beberapa definisi sejarah  dari para ahli sejarah antara lain:

Ø    Boyd C Shafer

History is everything that has happeened to men in the follow of past time.

Ø  James Harvey Robinson

History is we all know about everything of men has ever done or thourgh hoped or felt

Ø   John Lukacs

History is remembered past

Ø   Edward Hallett Carrb

Sejarah adalah suatu proses terus menerus interaksi antara sejarawan dengan fakta-fakta yang ada padanya ; suatu dialog yang tidak henti-hentinya antara masa sekarang dengan masa lalu.

Ø   Robert Van Daniel

Sejarah adalah kenangan pengalaman umat manusia.” Jadi bisa dikatakan bahwa sejarah adalah rekontruksi masa lampau.

Ø     Henri Pirenne

Sejarah adalah cerita mengenai perbuatan dan kemajuan manusia yang hidup bermasyarakat.

Beranjak dari pengertian itu maka sejarah  dapat diberi pengertian sebagai peristiwa, cerita, dan ilmu. Bertolak dari beberapa pengertian baahwa diketahui ssejarah memiliki beberapa pengertian antara lain:

1. Sejarah sebagai peristiwa(event) yang dalam bahasa Yunani  adalah rest gestae yaitu sejarah dalam pengertian objektif. Leopold Van Ranke menyebutkan sebagai: wie es eigentlich gewesen (History as actually happened).

2. Sejarah sebagai cerita (tertulis) record, reconstruction. Atau history as written atau historia rerum gestarum dimaknai sebagai pengertian subyektif.

3.  Sejarah sebagai ilmu (History  as discipline), historical study: sejarah sebagai cabang dari percabangan dari pengetahuan yang mempelajari manusia dalam masyarakat melalui perspektif waktu dan prosedur ilmiah.

4.  Sejarah sebagai kisah (Rerum Gestarum)

Ø  Hasil pengkisahan/ penggambaran tentang peristiwa atau kejadian benar-benar terjadi di masa lampau.

Ø  Sebagian dari masa lampau

Ø  Dapat diulang

 

Adapun pengertian sejarah yang bersifat negatif antara lain:

Ø  Sejarah bukan mitos. (Dalam bahasa yunani  mithos berarti dongeng) yang sama-sama menceritakanmasa lalu sejarah berbeda dengan mitos. Mittos menceritakan masa lalu dngan:

a.       Waktu yang tidak jelas

b.      Kejadian yang tidak masuk akal orang masa kini

Ø  Sejarah bukan filsafat. Sejarah sebagai ilmu dapat terjatuh sebagai tidak ilmiah bila berrhubungan dengan filsafat. Ada dua kemungkinan penyalahgunaan sejarah  oleh filsafat yaitu:

a.   Sejarah yang dimoralkan

b.  Sejarah sebagai ilmu yang konkrit dapat menjadi filsafat yang abstrak.

Ø  Sejarah bukan sastra. Sejarah sangat berbeda dengan sastra, setidaknya ada  empat hal yaitu:

a.   Cara kerja

b.  Kebenaran

c.   Hasil keseluruhan

d.  Kesimpulan

 

Sedangkan pengertian sejarah secara positif antara lain:

v  Sejarah adalah ilmu tentang manusia, peristiwa masa lalu yang sangat luas dan terjadinya di alam semesta, memang sudah berlalu maka sejarah hanya bercerita tentang manusia.

v  Sejarah adalah ilmu tentang waktu, sosiologi membicarakan masyarakat diantaranya pelapisan masyarakat; ilmu politik membicarakan masyarakat, terutama aspek kekuasaan; dan antropologi membicarakan masyarakat diantaranya kebudayaan.

 

b. Hubungan ilmu sejarah dengan ilmu social

1.      hubungan ilmu sejarah dengan sosiologi

teori sosiologi berguna untuk penelitian Sejarah, saat kita hendak melihat situasi masyarakat pada saat peristiwa sejarah terjadi. Teori sosiologi yang bisa kita  gunakan antara lain konflik, organisasi, dan struktural.

2.      hubungan sejarah dengan ilmu politik

teori ilmu politik sangat berguna untuk penelitian Sejarah, di saat kita melihat situasi masyarakat pada saat peristiwa sejarah terjadi. Teori ilmu politik yang digunakan antara lain:  teori kekuasaan, dan intitusional(kelembagaan).

3.      hubungan sejarah dengan ekonomi

memungkinkan kita memperoleh pengertian dan tentang hipotesa serta model yang berhubunngan dengan  tindakan social dalam hubungannya dengan alokasi sumber kehidupan dan pemilihan alternatifnya

 

 

 

 

c. Peran Ilmu dalam Sejarah

Ilmu memberikan  konsep dan sifat sinkronis, pada dasarnya sejarah adalah ilmu diakronis yang memanjang dalam waktu, tapi dalam ruang yang sempit. Ketika sejarah bersentuhan dengan ilmu social maka sejarah menjadi ilmu yang sinkronis, artinya selain memanjang dalam waktu tapi juga melebar dalam ruang.

 

d. Hubungan ilmu dengan sejarah

Dalam konteks ini sejarah dapat digolongkan sebagai bagian dari ilmu empiris, yang berarti sejarah sangat bergantung pada manusia dalam hal ini sejarah mempunyai beberapa ciri antara lain:

1). Sejarah mempunyai obyek

lebih dari segalanya, obyek dari sejarah adalah waktu jadi sejarah mempunyai sendiri yang tidak dimiliki oleh ilmu lain secara khusus

2). Sejarah mempunyai teori

sejarah juga mempunyai teori pengetahuan yang pada umumnya berisi tentang kumpulan tentang kaidah pokok suatu ilmu. Teori sejarah diajarkan sesuai dengan keprluan peradaban .

3).  Sejarah mempunyai generalisasi

berarti sejarah juga menarik kesimpulan sama seperti ilmu lain.

4). Sejarah mempunyai metode

Untuk suatu penelitian, sejarah mempunyai metode sendiri yang menggunakan pengamatan dan metode sejarah mengharuskan orang untuk berhati-hati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

About antosenno

mandiri. senang touring View all posts by antosenno

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: